20.4 C
Indonesia
Februari 7, 2023
BedahBerita.id
Hukum Kepahiang Uncategorized

Penyelesaian Audit Dana KORPRI Molor, Tarmizi : Terkesan Kucing Kucingan

BedahBerita.Co.Id, Hingga 3 Minggu jadwal penyelesaian Audit Dana KORPRI belum juga selesai. Awalnya Inspektur Harun menjadwalkan penyelesaian Audit bisa di ambil pada Senin 10 September 2019 namun hingga tanggal 25 September ini hasil yang dijanjikan tak kunjung selesai, entah karena audit yang dilakukan menemui jalan buntu atau memang audit dana KORPRI yang terindikasi hilang tersebut memang tidak ingin diselesaikan alias dianggap tidak ada masalah lantaran tidak ada laporan keberatan ASN sama sekali ke Aparat Penegak Hukum.
Sementara Inspektur Harun tak pernah bisa ditemui karena ada jadwal dinas luar ke Bengkulu dan hanya bisa berkomunikasi via Whatsapp
“Hingga hari ini konsep laporan belum selesai masih di tim, silahkan hubungi pak hendri,” katanya Harun.

Sayangnya Tim yang dituju, Hendri pun tidak bisa di temui, juga tidak memberikan jawaban saat dihubungi via ponsel.

Aktifis LSM LP-KPK Tarmizi

Aktifis LSM LP-KPK Tarmizi menyayangkan lambatnya penyelesaian Audit yang dilakukan pihak inpektorat dalam menuntaskan ketidak jelasan atas dana milik KORPRI Kepahiang.
“Kita sangat menyayangkan tindakan kucing kucingan antara awak Media dengan pihak Inspektorat Kepahiang, beberapa kali didatangi sejak janji kepala inspektorat Harun kepada Media sekitar 3 minggu yang lalu hingga hari ini terkesan dibuat molor, padahal pada tanggal 3 September Harun menegaskan bahwa hasil audit bisa di beberkan ke Media pada senin berikutnya sekitar tanggal 10 September, namun hingga 25 September jangankan hasil audit, ketemu saja dengan kepala Inspektorat tidak bisa,” ujar Tarmizi.

Lanjut Tarmizi, molornya hasil Audit ini seperti di sengaja, pasalnya pada tanggal 3 September yang lalu, hasil Audit awal sudah pada tahap 70 persen hanya menunggu hasil print out dari Bank BRI untuk 2014 hingga 2016. Seperti dijelaskan oleh Harun saat itu bahwa pihaknya telah mengambil sedikit kesimpulan yaitu, menyimpulkan :
– Pertama penarikan dilakukan oleh Bendahara Sekretariat KORPRI dengan bukti penarikan ditandatangani oleh Bendahara atas nama Irda Ningsih dan Sekretaris KORPRI Lama atas nama Herawati S.Sos
– Kedua pada Tahun 2017 Penarikan tetap dilakukan oleh Bendahara Sekretariat KORPRI dengan bukti penarikan di tanda tangani oleh Bendahara atas nama Irda Ningsih dan Sekretari KORPRI lama atas nama Hera Wati S.Sos, meskipun sudah terjadi pergantian Sekretaris KORPRI
– Ketiga Spesimen Pada BRI Kepahiang Unit I belum berganti pada saat penarikan masih menggunakan nama pengurus lama yaitu Herawati dan Irda Ningsih.
“dan data pengeluaran pun sudah terekap rapi, dengan total yang jelas walau tidak keseluruhan tahun sudah di print out oleh BRI, ini menjadi sangat aneh hingga 3 minggu janji penyelesaian molor,” papar Tarmizi. (25/09) kepada BedahBerita.Co.Id.

Rekapan Awal Dana KORPRI Yang Telah Digunakan (Sumber : Inspektorat Kepahiang Dok.BedahBerita.Co.Id)

Sesuai data awal yang diberikan Inspektorat Tarmizi mengatakan itu sangat sudah jelas, bahkan rekapan anggaran yang digunakan pun sudah ada, sehingga dari angka 335 juta menjadi 8 juta saat di print out ulang oleh sekretaris pengganti herawati yaitu Hafizah.
“Data yang diperlihatkan ke saya waktu itu adalah data penggunaan anggaran tahun 2016 dan 2017,” katanya.

Di beberkan Tarmizi data yang di maksud adalah data penggunaan anggaran dengan rincian 2016 dan 2017 sebagai berikut :

DATA PENARIKAN REKENING SEKRETARIAT KORPRI KABUPATEN KEPAHIANG

– TAHUN 2016

04 Mei Kegiatan KORPRI Rp 4.000.000
17 Mei Cash Rp 9.800.000
20 Mei Kegiatan KORPRI Rp 5.800.000
26 Mei Cash Rp 25.000.000
14 Juni Kegiatan KORPRI Rp 25.000.000
27 Juni Kegiatan KORPRI Rp 50.000.000
04 Agustus Kegiatan KORPRI Rp 15.000.000
08 Agustus HUT KORPRI Rp 100.000.000
24 Agustus Kegiatan KORPRI Rp 20.000.000
02 September Kegiatan KORPRI Rp 20.000.000
22 September Kegiatan KORPRI Rp 6.000.000
13 Oktober Cash Rp 3.000.000
Jumlah Penarikan Tahun 2016 sebesar Rp 283.600.000

Catatan :
– Januari Kosong
– Februari Kosong
– Maret Kosong
– April Kosong
– Juli Kosong
– November Kosong
– Desember Kosong

– TAHUN 2017

03 Februari Cash Rp 5.000.000
14 Februari Cash Rp 5.000.000
09 Maret Cash Rp 8.000.000
12 April Cash Rp 5.000.000
28 Juli Kegiatan Korpri Rp 10.000.000
25 Agustus Cash Rp 6.250.000
14 September Honor Advokad  Rp 11.800.000
27 Oktober Cash  Rp 8.000.000
08 November Kegiatan KORPRI Rp 4.000.000
07 November Kegiatan HUT KORPRI Rp 2.000.000
Jumlah Tahun 2017 sebesar 65.050.000

Catatan :
– Januari Kosong Kegiatan dan Pengeluaran
– Mei Kosong
– Juni Kosong
– Desember Kosong

“Pada tahun 2016 Ada Tujuh Bulan KORPRI tidak melakukan Kegiatan apapun dan penarikan dana pada tahun 2016. namun pengeluaran membengkak menjadi Rp 283.600.000, sementara di tahun 2017 Tiga Bulan KORPRI tidak melakukan kegiatan dan penarikan dana dan pengeluaran hanya pada angka Rp. 65.050.000. Tidak kah pihak APH tertarik akan kejanggalan ini, atau memang harus ada pelapor disini?,” tanya Tarmizi

Selain itu ada Keterangan tambahan di rekapan tersebut, yaitu Penarikan dilakukan oleh bendahara sekretariat KORPRI dengan bukti penarikan ditandatangani oleh Bendahara atas nama Irda Ningsi dan Sekretaris KORPRI Lama atas Nama Herawati S.Sos
Pada Tahun 2107 Penarikan tetap dilakukan oleh Bendahara Sekretariat KORPRI dengan bukti penarikan ditanda tangani oleh Bendahara atas Nama Irda Ningsih dan Sekretaris KORPRI lama atas Nama Hera Wati S.Sos, meskipun sudah terjadi pergantian Sekretaris KORPRI dan Spesimen Pada BRI Kepahiang Unit I belum berganti pada saat penarikan masih menggunakan nama pengurus lama.
“Kita Berharap pak Bupati pun ikut melihat ini, karena ini uang milik ASN yang berda di bawah pimpinan beliau,” tegas Tarmizi. (bcp)

Related posts

Bupati Rejang Lebong Serahkan BRS kepada MBR

Garuda Website

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

admin

Warga Resah Excavator Rolling Di Jalan Raya

admin

Leave a Comment

error: Content is protected !!