28.4 C
Indonesia
April 19, 2024
BedahBerita.id
Uncategorized

994 Juta Sia Sia Sudah Dua Tahun Air Tak Kunjung Mengalir


Kepahiang, BB – Pembangunan jaringan distribusi utama kawasan transmigrasi Desa Pagar Agung Kecamatan Bermani Ilir, sia sia. Pasalnya proyek dengan dana 994 juta lebih itu yang dibangun pada tahun 2018 hingga sekarang 2020 tak ada manfaatnya sama sekali, padahal dana sebesar itu jika programkan pada kegiatan lain seperti membangun sarana pendidikan atau kesehatan jauh lebih bermanfaat dari pada memendam pipa kedalam tanah yang tak lama lagi akan rusak sebelum bisa dinikmati masyarakat Bermani Ilir.

Tokoh Pemuda setempat Caca mengatakan sejak di bangun tahun 2018 yang lalu, jaringan tersebut hingga sekarang tidak mengeluarkan air sama sekali, untungnya ada air bersih dari Pamsimas.
” Tidak ada manfaatnya sama sekali pembangunan itu, sementara dana 994 juta tersebut bukan dana yang sedikit, ini sia sia saja, yang saya heran adalah pembangunan jaringan tersebut tidak ada tindak lanjutnya sama sekali, hingga hari ini,” papar Caca.

Dikatakan Caca proyek dana DAK tersebut milik PU  Kepahiang yang pelaksanaannya selama 150 hari, dengan pelaksana CV Antariksa dan konsultan pengawas CV Gama Karya Konsultan.
” Saat itu juga ada pungutan ke masyarakat sebesar 10.000 yang katanya untuk urusan rekening. Tapi hingga hari ini juga tak jelas pungutan tersebut untuk apa dan untuk siapa, karena belum ada bukti apa apa hingga hari ini,” tegas Caca

Saat dikonfirmasi Dinas PUPR Bidang Pengairan Kabupaten Kepahiang, Fikri membenarkan adanya kegiatan  pembangunan jaringan distribusi utama kawasan transmigrasi di Desa Pagar Gunung, namun pekerjaan tersebut sudah selesai, dan sudah diserah terima kan kepada PDAM Kepahiang.
” Tugas kami hanya membangun jaringan itu, dan sudah selesai kami laksanakan 100 persen dan kami sudah serah terima ke pada PDAM, kalau urusan air mengalir atau tidak itu bukan bagian kami lagi, itu sudah menjadi tanggung jawab PDAM, kami cuma sekedar pengkonekan saja,”kata Fikri.

Sementara itu Lembaga Front Pembela Rakyat Kabupaten Kepahiang melalui Ketuanya Tarmizi meminta Bupati untuk segera memerintahkan PDAM untuk dapat mengkondisikan agar air bersih mengalir di jaringan yang telah di bangun dengan dana kurang sedikit 1 Milyar tersebut.
” Jangan sampai ini menjadi masalah baru yang harus diaudit nantinya, karena tidak mungkin pembagunan yang dilakukan dengan dana sebesar itu tidak dilalui dengan perencanaan yang matang, salah satunya koordinasi dengan PDAM, apakah jika ini dibangun akan dapat dimanfaatkan oleh warga, atau apakah jika ini di bangun PDAM akan mampu mengalirkan air kesaluran tersebut, seharusnya ada koordinasi dengan dinas atau badan terkait, bukan sekedar membangun atau sekedar ada proyek untuk membuang anggaran saja, PDAM harus bisa mewujudkan keinginan warga sekitar, kami akan memantau ini semua, dan meminta pihak APH untuk ikut serta melakukan penyelidikan atas proyek besar namun tak bermanfaat ini, apa menunggu rusak dulu, sehingga nanti akan ada dana pembangunan baru yang dianggarkan kembali,” sindir Tarmizi.(24/02)

Hingga berita ini diturunkan Kadis PUPR Kepahiang Rudy Andi Sihaloho, ST dan PDAM Kepahiang belum bisa dimintai keterangan.(bcp)

Related posts

Semeru Terbakar Lagi, Peralatan Minim

admin

Rambah PPP Dan Perindo, Edi – Ice Ambil formulir Pendaftaran

admin

Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2020

admin

Leave a Comment

error: Content is protected !!